Dialektika

Mumpung kita di sini, silahkan tinggalkan jejak kaki… Siapa tahu tak ada kesempatan lagi. Seperti Ibrahim Datuk Tan Malaka yang pergi tak sempat mengucap kata “Sampai jumpa…”. Tapi tampaknya ia tetap bersuara nyaring dari dalam kuburnya. Itu (salah satunya) karena kesaktian penanya, bukan…?! Jika Anda bersedia, terimakasih banyak kawan.

Tanggapan

  1. Hmmm … Sibuk sekalikah untuk acara yang setelah lebaran itu? Sehingga tidak sempat memposting tulisan panjenengan yang banyak itu ke dalam Blog.


Beri tanggapan

Your response: