Oleh: hafidzohalmawaliy | Juli 16, 2008

The Personal is Political

“The Personal is political”

Tidak apa aku hanya sedikit berpikir..
Jadi susah tidur..
Menurutmu lead kemarin tentang “ini pagi, kata Kartini’
tak enak dibaca?
Kawan2 bilang, sang Tuan mengandung subversif
di kalangan perempuan
Jujur itu mengejutkan buatku..
Hati kecilku menolak meski aku tak mengenalnya..
Tapi guruku bilang..
Selalu ada iblis dan malaikat yang bersarang dalam diri..

Atau mungkin.. entahlah..
Barangkali yang terjadi seperti ini
fallacy of gramatical instans..
overgeneralization..
Berpikir, menganggap satu soal sebagai sekalian masalah adalah keliru..
Meski ini bukan komentarmu..
melainkan menurut si Akang..

Kau tahu..
Aku juga sempat berkata demikian pada kawan2..
Tapi justru karena the personal is political..
maka mereka memilih sikap demikian..

Barangkali ini juga termasuk aku,
Ketika mengajakmu berpikir.. berdiskusi di sini..


Responses

  1. apa kabar?

  2. Terimakasih Kang Ochan, maaf saya ‘sksd’.. he2mm. Mestinya Kang Ochan jangan dulu mampir ke sini, saya masih belajar dari ‘halamanrawa’, belum mampu menandinginya.. Nanti jika sudah bisa, pasti saya undang Anda…

  3. Good luck kak Hafidzohalmawaliy..🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: